Hidupku serasa berjalan diatas duri. Berjalan tak tentu arah karena rasa sakit yang menusuk, memberontak tak berdaya. Ingin merubah rasa sakit yang menyakitkan menjadi rasa sakit yang indah, yang membekas namun tak berakhir dengan luka yang teramat sakit. Namun,mengakhiri luka dalam hidup tak seperti mengakhiri soal sulit yang membayangi otak. Butuh usaha yang kuat, doa dan tentunya rasa yakin yang kokoh dalam hati dan berniat tuk mengakhiri luka itu dengan cara yang indah.
Bukan saatnya tuk menyerah, bertahan untuk ini harus lebih besar dibanding karang yg terhempas ombak. Tak perlu sendiri tuk lalui ini, seseorang yg percaya akan tekadku membantuku tuk berjalan melintasi hidup yang katanya hidup tak sebesar daun kelor namun terasa begitu lebar seperti daun pisang bagiku. Butuh berjalan jauh tuk mencapai ujung kehidupan dan mencapai keberhasilan. Hingga lelah yang teramat, sakit, letih dan keringat yang bercucuran, serasa ingin berhenti berjalan sejenak beristirahat dan melanjutkan hidup nanti saja. :D
Kala saja hidup bisa di pause, pasti saat merasa tak ingin lanjut untuk hidup siap” tekan “PAUSE” dan semua kan berhenti sejenak, hingga aku ingin lanjutkan hidup kemudian hari. :D





0 komentar:
Posting Komentar