Sabtu, 04 Mei 2013

Asal mula lupa dan salah.


Abd bin Humaid menceritakan kepada kami, Abu Nu’aim menceritakan kepada kami, Hisyam bin Sa’ad menceritakan kepada kami dari Zaid bin Aslam dari Abu Shalih dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ketika Allah menciptakan Adam, Dia mengusap punggungnya, kemudian dari punggung itu keluar makhluk-makhluk keturunan Adam yang diciptakanNya hingga hari kiamat. Dan Allah memberikan tanda berkilau dari cahaya yang terletak antara kedua matanya pada setiap orang.
Kemudian Allah memperlihatkannya kepada Adam. Adam bertanya, ‘Wahai Tuhanku, siapakah mereka itu?’ Allah menjawab, ‘Mereka adalah anak keturunanmu.’
Kemudian Nabi Adam melihat seorang lelaki yang membuatnya ta’ajub karena tanda yang berkilau antara kedua matanya tersebut. Lalu Adam menanyakan, ‘Wahai Tuhanku, siapakah orang ini?’ Allah menjawab, ‘Orang ini termasuk umat yang hidup di akhir zaman, mereka biasa memanggilnya ‘Daud’.
Adam bertanya, ‘Ya Rabbi, engkau memberi jatah umur kepadanya berapa tahun? Allah menjawab, ’60 tahun.’ Adam berkata, ‘Ya Rabbi, tambahkan usianya dari jatah usiaku 40 tahun.’
Ketika umur Adam telah dipenuhi dan malaikat maut menjemputnya, Adam berkata, ‘Bukankah umurku masih tersisa 40 tahun lagi?’ Allah menjawab, ‘Bukankah umur itu telah engkau berikan untuk Daud.’
Adam ingkar, begitu juga anak keturunannya. Adam lupa, begitu juga anak keturunannya. Adam berbuat salah, begitu juga anak keturunannya.”

0 komentar:

Posting Komentar